Merk
 
Langsung Chat
Billing :

Become A Fan:
 
Testimonial
(at 31 October 2013) : "makasih admin, order saya tinbangan badan tanita HA-622 telah nyampe di rumah dalam kondisi baik. pengiriman dari surabaya ke sidoarjo cuma 1 hari. bagi yang belum coba belanja di sini, patut mencobanya. Recommended seller."
 
(at 28 October 2013) : "barusan order beli online untuk pembelian timbangan badan Tanita HA-622 via web sedia-alatkesehatan.com gak pake ribet. ditambah chat YM CS sedia-alatkesehatan.com proses order beli jadi mudah dan cepat. tinggal menunggu barang nyampe di rumah. makasih admin."
 
(at 27 November 2013) : "Buat Admin.. Terima kasih.. Pesanan tensimeter digital sudah saya terima dalam kondisi baik dan sudah saya gunakan.. sukses selalu buat sedia alat kesehatan."
 
(at 26 December 2013) : "saya mengucapkan banyak terima kasih, atas pelayanan kepada pembeli, dan saya sangat puas atas layanan tersebut, bahkan suatu ketika ada satu alat yang saya pesan tertinggal mau untuk mengirim kembali, mudah-mudahan layanan yang cepat dan bagus selama ini tetap bisa dipertahankan."
 
(at 23 November 2013) : "Makasih, Omron HEM 7203 sudah terima sampe rumah dgn selamat dalam sehari saja tgl 15/11/2013. Packingnya bagus. Top seller. "
 
* Silahkan daftar member untuk memberikan testimoni
 
Konfirmasi Pembayaran
Order ID

Untuk mempercepat proses pengiriman barang, lakukan konfirmasi sesaat setelah Anda melakukan pembayaran. Terima kasih.
 
Promosi Produk

Selamat datang di Toko Online www.sedia-alatkesehatan.com!, Dapatkan potongan harga bagi para member serta harga grosir bagi pembelian untuk pembelian dengan jumlah banyak & untuk dijual kembali. Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami.dengan jaminan produk berkualitas, harga yang kompetitif, dan jaminan garansi dari pabrikan dan toko &. Bila anda butuh informasi jangan ragu untuk hubungi kami, saran dan masukan sangat kami hargai. Jabat Erat Tim sedia-alatkesehatan.com Selamat berbelanja....!!!

 
Promo
 
Keranjang
0 item
 
Lacak
AWB Number:


 
Produk Terlaris
Sarung Tangan Latex non steril Sarung Tangan Latex non steril
Rp45.000,- Rp44.000,-
Masker Earloop Masker Earloop
Rp22.000,-
Strip Cholesterol Nesco Strip Cholesterol Nesco
Rp150.000,-
Strip Tes Gula Darah Nesco Strip Tes Gula Darah Nesco
Rp85.000,-
Cairan Pembersih Tangan Cairan Pembersih Tangan
Rp5.000,-
Strip Tes Asam Urat Nesco Strip Tes Asam Urat Nesco
Rp88.000,-
Nesco GCU 3 in 1 Nesco GCU 3 in 1
Rp315.000,- Rp235.000,-
Underpad Underpad
Rp33.000,- Rp29.500,-
Tempat Obat Nebulizer Omron Tempat Obat Nebulizer Omron
Rp215.000,-
 

Anastesi

Anastesi

Anestesi


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Anestesi (pembiusan; berasal dari bahasa Yunani an-"tidak, tanpa" dan aesthÄ“tos, "persepsi, kemampuan untuk merasa"), secara umum berarti suatu tindakan menghilangkan rasa sakit ketika melakukan pembedahan dan berbagai prosedur lainnya yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh. Istilah anestesi digunakan pertama kali oleh Oliver Wendel Holmes Srpada tahun 1846.

Obat untuk menghilangkan nyeri terbagi ke dalam 2 kelompok, yaitu analgetik dan anestesi. Analgetik adalah obat pereda nyeri tanpa disertai hilangnya perasaan secara total. seseorang yang mengonsumsi analgetik tetap berada dalam keadaan sadar. Analgetik tidak selalu menghilangkan seluruh rasa nyeri, tetapi selalu meringankan rasa nyeri.

Dua kelompok anestesi

Beberapa jenis anestesi menyebabkan hilangnya kesadaran, sedangkan jenis yang lainnya hanya menghilangkan nyeri dari bagian tubuh tertentu dan pemakainya tetap sadar.

Tipe anestesi

Beberapa tipe anestesi adalah:

§  Pembiusan total — hilangnya kesadaran total

§  Pembiusan lokal — hilangnya rasa pada daerah tertentu yang diinginkan (pada sebagian kecil daerah tubuh).

§  Pembiusan regional — hilangnya rasa pada bagian yang lebih luas dari tubuh oleh blokade selektif pada jaringan spinal atau saraf yang berhubungan dengannya

Pembiusan lokal atau anestesi lokal adalah salah satu jenis anestesi yang hanya melumpuhkan sebagian tubuh manusia dan tanpa menyebabkan manusia kehilangan kesadaran. Obat bius jenis ini bila digunakan dalam operasi pembedahan, maka setelah selesai operasi tidak membuat lama waktu penyembuhan operasi.

Anestesiologis dengan empat rangkaian kegiatan

Anestesi dilakukan oleh dokter spesialis anestesi atau anestesiologis. Dokter spesialis anestesiologi selama pembedahan berperan memantau tanda-tanda vital pasien karena sewaktu-waktu dapat terjadi perubahan yang memerlukan penanganan secepatnya.

Empat rangkaian kegiatan yang merupakan kegiatan sehari-hari dokter anestesi adalah:

§  Mempertahankan jalan napas

§  Memberi napas bantu

§  Membantu kompresi jantung bila berhenti

§  Membantu peredaran darah

§  Mempertahankan kerja otak pasien.

]Sejarah anestesi

Eter ([CH3CH2]2O) adalah salah satu zat yang banyak digunakan sebagai anestesi dalam dunia kedokteran hingga saat ini. Eter ditemukan seorang ahli kimia berkebangsaan Spanyol,Raymundus Lullius pada tahun 1275. Lullius menamai eter "sweet vitriol". Eter pertama kali disintesis Valerius Cordus, ilmuwan dari Jerman pada tahun 1640. Kemudian seorang ilmuwan bernama W.G. Frobenius mengubah nama "sweet vitriol" menjadi eter pada tahun 1730. Sebelum penemuan eter, Priestly menemukan gas nitrogen-oksida pada tahun 1777, dan berselang dua tahun dari temuannya itu, Davy menjelaskan kegunaan gas nitrogen-oksida dalam menghilangkan rasa sakit.

Sebelum tahun 1844, gas eter maupun nitrogen-oksida banyak digunakan untuk pesta mabuk-mabukan. Mereka menamai zat tersebut "gas tertawa", karena efek dari menghirup gas ini membuat orang tertawa dan lupa segalanya.

Penggunaan eter atau gas nitrogen-oksida sebagai penghilang sakit dalam dunia kedokteran sebenarnya sudah dimulai Horace Wells sejak tahun 1844. Sebagai dokter gigi, ia bereksperimen dengan nitrogen-oksida sebagai penghilang rasa sakit kepada pasiennya saat dicabut giginya. Sayangnya usahanya mempertontonkan di depan mahasiswa kedokteranJohn C. Warren di Rumah Sakit Umum MassachusettsBoston gagal, bahkan mendapat cemoohan. Usahanya diteruskan William Thomas Green Morton.

Morton adalah sesama dokter gigi yang sempat buka praktik bersama Horace Wells pada tahun 1842. Ia lahir di CharltonMassachusettsAmerika Serikat pada tanggal 9 Agustus1819. Pada usia 17 tahun, ia sudah merantau ke Boston untuk berwirausaha. Beberapa tahun kemudian mengambil kuliah kedokteran gigi di Baltimore College of Dental Surgery. Morton meneruskan kuliah di Harvard pada tahun 1844 untuk memperoleh gelar dokter. Namun karena kesulitan biaya, tidak ia teruskan. Pada tahun yang sama, ia menikah dengan Elizabeth Whitman dan kembali membuka praktik giginya. Ia berkonsentrasi dalam membuat dan memasang gigi palsu serta cabut gigi. Suatu pekerjaan yang membutuhkan cara menghilangkan rasa sakit.

Morton berpikir untuk menggunakan gas nitrogen-oksida dalam praktiknya sebagaimana yang dilakukan Wells. Kemudian ia meminta gas nitrogen-oksida kepada Charles Jackson, seorang ahli kimia ternama di sekolah kedokteran Harvard. Namun Jackson justru menyarankan eter sebagai pengganti gas nitrogen-oksida.

Morton menemukan efek bius eter lebih kuat dibanding gas nitrogen-oksida. Bahkan pada tahun 1846 Morton mendemonstrasikan penggunaan eter dalam pembedahan di rumah sakit umum Massachusetts. Saat pasien dokter Warren telah siap, Morton mengeluarkan gas eter (atau disebutnya gas letheon) yang telah dikemas dalam suatu kantong gas yang dipasang suatu alat seperti masker. Sesaat pasien yang mengidap tumor tersebut hilang kesadaran dan tertidur. Dokter Warren dengan sigap mengoperasi tumor dan mengeluarkannya dari leher pasien hingga operasi selesai tanpa hambatan berarti.

Tanggal 16 Oktober 1846 menjadi hari bersejarah bagi dunia kedokteran. Demonstrasi Morton berhasil dengan baik dan memicu penggunaan eter sebagai anestesi secara besar-besaran. Revolusi pembedahan dimulai dan eter sebagai anestesi dipakai hingga saat ini. Ia bukanlah yang pertama kali menggunakan anestesia, namun berkat usahanyalah anestesia diakui dunia kedokteran. Wajar jika Morton masuk dalam 100 orang paling berpengaruh dalam sejarah dunia dalam buku yang ditulis William H. Hart beberapa tahun yang lalu.

Di balik kesuksesan zat anestesi dalam membius pasien, para penemu dan penggagas zat anestesi telah terbius ketamakan mereka untuk memiliki dan mendapatkan penghasilan daripaten anestesi yang telah digunakan seluruh dokter di seluruh bagian dunia.

Terjadilah perseteruan di antara Morton, Wells, dan Jackson. Masing-masing mengklaim zat anestesi adalah hasil penemuannya. Di tempat berbeda, seorang dokter bernama Crawford W. Long telah menggunakan eter sebagai zat anestesi sejak tahun 1842, empat tahun sebelum Morton memublikasikan ke masyarakat luas. Ia telah menggunakan eter di setiap operasi bedahnya. Sayang, ia tidak memublikasikannya, hanya mempraktikkan untuk pasien-pasiennya. Sementara ketiga dokter dan ilmuwan yang awalnya adalah tiga sahabat itu mulai besar kepala, dokter Long tetap menjalankan profesinya sebagai dokter spesialis bedah.

Wells, Morton, dan Jackson menghabiskan hidupnya demi pengakuan dari dunia bahwa zat anestesi merupakan hasil temuannya. Morton selama dua puluh tahun menghabiskan waktu dan uangnya untuk mempromosikan hasil temuannya. Ia mengalami masalah meskipun ia telah mendaftarkan hak patennya di lembaga paten Amerika Serikat (U.S. Patent No. 4848, November 12, 1846). Ketika tahun 1847 dunia kedokteran mengetahui, zat yang digunakan adalah eter yang telah digunakan sejak abad 16, Morton tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk mendapat keuntungan dari patennya. Jackson juga mengklaim, dirinya juga berhak atas penemuan tersebut.

Ketika Akademi Kedokteran Prancis menganugerahkan penghargaan Monthyon yang bernilai 5.000 frank di tahun 1846, Morton menolak untuk membaginya dengan Jackson. Ia mengklaim, penemuan tersebut adalah miliknya pribadi. Sementara itu, Wells mencoba eksperimen dengan zat lain (kloroform) sebagai bahan anestesi.

Selama bertahun-tahun Morton menghabiskan waktu dan materi untuk mengklaim patennya. Ia mulai stres dan tidak memedulikan lagi klinik giginya. Morton meninggal tanggal 15 Juli1868 di usia 49 tahun di Rumah Sakit St. Luke'sNew York. Begitu juga dengan Jackson yang meninggal dalam keadaan gila dan Wells yang meninggal secara mengenaskan dengan cara bunuh diri.(Dewi Marthaningtyas:"Terbius Memburu Paten Gas Tertawa", Cakrawala, 2005).

Penggunaan obat-obatan dalam anestesi

Dalam membius pasien, dokter anestesi memberikan obat-obatan (suntikhirup, ataupun lewat mulut) yang bertujuan menghilangkan rasa sakit (pain killer), menidurkan, dan membuat tenang (paraytic drug). Pemberian ketiga macam obat itu disebut triangulasi.

Bermacam obat bius yang digunakan dalam anestesi saat ini seperti:

§  Thiopental (pertama kali digunakan pada tahun 1934)

§  Benzodiazepine Intravena

Categori 3
Categori 3
Urut berdasar:
Guedel Airways
Guedel Airways
Bite Block
Rp14.500,-  
Masker Anastesi Disposable
Masker Anastesi Disposable
Pre Filled
Rp37.500,-  
Catheter Mount
Catheter Mount
038-61-316
Rp50.000,-  
Visits: 448567
Toko Alat Kesehatan Online SEDIA-ALATKESEHATAN © 2018